Alhamdulillah is a magical word

Malam ini cuaca agak mendung. Sambil melihat langit ternyata ada kilat meskipun sedikit. Tetapi gelap mendominasi terangnya bulan.

Gak terasa sudah di pertengahan tahun 2017 bahkan sudah setengah tahun lebih.
Tapi rasanya baru Kemaren tahun baru 2017 dan Gak lama lagi 2018. Cepet banget ya. Begitu cepatnya waktu sampai mungkin baru tersadar saat keriput sedikit demi sedikit terlihat mengkerut di wajah. Berusaha Menutupi kerut-Kerut dan lupa bahwa semua itu karena faktor usia.

Setiap detiknya saya semakin sadar saat membuka mata setelah tidur adalah hal terindah karena di hari itu masih diberikan nafas oleh Allah SWT. Nikmat yang luar biasa juga karena dilahirkan sebagai seorang manusia. Pernah mikir Gak kalau diciptakan selain menjadi manusia? Mungkin hidup mu sekarang tak pernah kau dapat. Pernah mikir Gak betapa indahnya hidup di negeri yang tentram dan damai bahkan untuk melaksanakan ibadah sangat mudah dibandingkan saudara-saudara kita di belahan dunia yang lain saat ingin beribadah saja harus bertaruh nyawa? Pernah mikir gak betapa nikmatnya makanan yang kau makan sedangkan di belahan dunia yang lain masih banyak saudara kita yang kelaparan?

Continue reading “Alhamdulillah is a magical word”