Jangan malu untuk berdoa

Sebuah percakapan kecil antara saya dan teman saya kala itu, pelajaran penting yang akhirnya mengunci fikiran saya beberapa bulan terakhir ini. Jangan malu untuk berdoa ! Begitu ucap teman saya. Kata-kata itu mampu menghipnotis saya sesaat, seringkali rasanya mengabaikannya, hanya meminta seperlunya, dan berlalu begitu saja. Well, seringkali setelah selesai shalat berlalu begitu saja atau berdoa hanya seperlunya dan bubar. Tapi setelah difikir-fikir ada benarnya juga ya. Kalau saja lebih lama untuk meminta dan berdua dalam romantisme antara manusia dan Tuhan nya saat berdoa, tidak hanya ketenangan yang kita dapat, tapi juga petunjuk dariNya yang mungkin akan menghantarmu menjadi seseorang yang lebih baik. Seringkali kita berdoa tapi tak kunjung dikabulkan.

Percayalah rencana dan takdir Allah itu baik. Barangkali dibalik itu ada hikmah yang tersembunyi di balik doa yang belum dikabulkan, barangkali hingga tepat saatnya dan dirimu telah siap untuk menerimanya baru doamu dikabulkan. Nenek saya juga pernah mengatakan Tuhan itu maha mendengar, walaupun kamu gak bisa bahasa arab tapi Tuhan itu mengerti semua bahasa, sekalipun itu bahasa kalbu. Kadang pernah mikir juga curhat terbaik itu ya sama Tuhan. Karena terkadang manusia jika dicurhatin terus-menerus ada kalanya jenuh, tetapi dengan Tuhan kapanpun dan dimanapun kamu berada bahkan hingga menangis tersedu-sedu pun ia akan mendengarnya. Tuhan tak kan bosan mendengar keluh kesahmu, harapanmu bahkan hingga kamu mengulang doa tersebut hingga puluhan, ratusan dan ribuan kali. Hanya kepadaNya lah kita meminta sebab semua ini berjalan karena kehendaknya, dialah pemilik hati, bumi dan segala isinya. Ikhtiar pun tak kalah pentingnya dan doa sebagai pelumasnya. Seringkali kita berharap ke manusia, namun seringkali pula kita lupa bahwa berharap kepada manusia seringkali berakhir kecewa, hanya kepada Tuhan lah harapan yang hakiki dan bahkan mampu memberikan yang terbaik untuk jalan hidupmu.

Semoga sebagai manusia ciptaannya kita tak pernah lelah untuk meminta kepadaNya dan ber-ikhtiar dengan melakukan yang terbaik.

Sekian cuitan yang mengumpul di otak saya beberapa bulan ini dan akhirnya tersampaikan juga lewat tulisan.

Semoga bermanfaat

4 Replies to “Jangan malu untuk berdoa”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *