6 Moment yang tak terlupa saat cari dana dan promosi event di kampus

Saat di kampus pasti banyak hal yang kamu lakukan terutama untuk meningkatkan, mengembangkan diri, dan belajar tentunya. Di sela-sela waktu kuliah banyak mahasiswa yang memanfaatkan waktunya untuk berorganisasi. Banyak pengalaman yang gak terlupakan dan jadi pelajaran berharga untuk kehidupan selanjutnya. Bahkan saking berharganya kamu sulit untuk melupakannya. Nah, apalagi saat kamu akan melaksakan event yang butuh biaya besar banyak hal-hal kreatif untuk mendapatkan uang. Serunya kamu gak sendirian tetapi bareng-bareng teman-teman yang sama-sama berjuang cari uang untuk event.

Berikut ini adalah moment-moment yang banyak digunakan mahasiswa untuk mencari uang dan promosi demi sebuah event

Yuk nostalgia!

Jualan menu sarapan 

Sumber : https://makanlagilagimakan.wordpress.com/2014/03/06/sarapan-seputar-rumah-nasi-uduk/
    Mahasiswa sering banget lupa sama yang namanya sarapan bahkan banyak      yang akhirnya kena maag karena makannya gak teratur, sering banget hal ini menjadi “peluang” buat cari uang. Entah itu nasi uduk, nasi goreng, nasi kuning, mie goreng, dan lainnya. Lumayan kan kalau rutin dan menghasilkan uang yang cukup banyak.

Mencari sponsor

Sumber : http://3.bp.blogspot.com/
    Mencari sponsor untuk event harus “muka tembok” dulu haha. Yang pasti mesti ngebangun rasa pede yang tinggi dan berani ngomong. Memang sih pakai alat bantu proposal, tapi gak semua yang kita tawarkan sebagai sponsor akan menerima proposal dan banyak juga yang akhirnya gantung tanpa kabar lalu ditolak. Berbeda ceritanya kalau kamu punya kenalan di perusahaan apalagi yang ternama yang memungkinkan buat jadi sponsor. Perjuangan untuk mendapat sponsor pun gak mudah karena gak semua yang kamu kirim proposal akan respect dengan acara yang akan kamu buat dan gak semua mau menerima. Ketika berhasil mendapat sponsor itu rasanya seperti mukjizat hehe.

Jualan di Car Free Day

Sumber: www.instagram.com/jurnalika
      Ketika kamu lagi CFD-an kamu sering kan liat sekelompok mahasiswa yang dagang untuk cari dana? Banyak jenis yang mereka jual mulai dari makanan, minuman, baju bekas, dan lain-lain. Yang pasti “muka tembok” apalagi kalau pembeli kamu nawar barang dengan harga gak etis haha. Sabar nya mesti pakai banget. Jualan di pinggir jalan saat CFD gak memalukan kok. Menguntungkan karena gak mesti sewa tempat cukup menjajakan barang dagangan bahkan duduk di emperan pakai koran pun bisa dan banyak orang yang berlalu lalang yang kemungkinan bisa jadi calon pembeli, cuma saat CFD sudah kelar suka diusir-usir gitu supaya berhenti dagangnya dan dikejar-kejar ala satpol pp haha.

Berdagang cemilan

Sumber : http://www.konsultasiusaha.com/wp-content/uploads/2015/05/Makaroni.4.jpg

Cemilan ini ampuh banget apalagi kalau lagi jam kosong dan makan diam-diam di kelas asli ini gak boleh  cemilan yang dijual bisa makanan ringan, gorengan, cilok, cireng, dan lainnya. Mesti lupain gengsi dan positifnya ini ngelatih mental dan jiwa wirausaha juga sih karena gak semua teman-teman akan membeli.

Menyebar brosur, pamflet, poster, dan promosi online

Sumber : www.instagram.com/jurnalika
    Hal-hal nekat seperti sebar brosur di pinggir jalan, angkot, dan lainnya. Sering dilakuin mahasiswa buat promo eventnya. Mungkin buat kamu yang sering liat mbak-mbak atau mas-mas di pinggir jalan yang menebar brosur mungkin sering nolak dan ngacuhin gitu aja. Memang sih gak semua orang mau menerima brosur dan gak semua orang mau baca brosurnya. Emang sih sakit hati tapi setidaknya dengan kamu pernah ngerasain seperti itu kamu bakal lebih menghargai mereka. Saat promosi online mendadak kamu dan teman-temanmu kayak buzzer di sosial media, selain dari akun official event. Sebar poster, pamflet ke sekolah dan kampus-kampus udah jadi rutinitas demi lancarnya acara kamu dan menggaet peserta untuk datang ke event kamu.

Ngamen

Sumber : http://kedaipena.com/ikuti-bicf-2016-immanuel-choir-galang-dana-dengan-ngamen/
    Nah cara ini sudah jarang dipakai dan gak disarankan sih, gak tau sekarang masih ada yang begini atau ngga, tapi sangat berharap cara ini sudah gak dipakai lagi. Biasanya yang jago gitar dan suaranya bagus sering diberdayakan untuk sesi ngamen ini. Tapi semoga udah gak lagi yang kaya begini walaupun emang seru, but in my opinion masih banyak cara lain yang lebih bisa digunakan.
    Nah itulah beberapa moment yang bikin kamu kangen dan mungkin kamu akan senyum-senyum sendiri setelah membaca artikel ini 😀
    Apakah hal-hal diatas cukup mewakili?
    Terima kasih sudah membaca 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *